A. MANUSIA

Dalam ilmu eksakta, manusia dipandang sebagai kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan-jaringan sistem yang dimiliki oleh manusia (ilmu kimia), manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energy (ilmu Fisika), manusia merupakan makhluk biologis yang tergolong dalam golongan makhluk mamalia (ilmu biologi). Dalam ilmu-ilmu sosial, manusia merupakan makhluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan, sering disebut homo economicus (ilmu ekonomi), manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri (sosiologi), mahkluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan (politik), mahkluk yang berbudaya, sering disebut homo-humanus (filsafat), dsb.

Ada dua pandangan yang akan dijadikan acuan untuk menjelaskan tentang unsur-unsur yang membangun manusia, antara lain :

1. Manusia terdiri dari empat unsur yang saling terkait, yaitu :

a. Jasad : badan kasar manusia yang nampak luarnya dapat diraba dan difoto, dan menempati ruang dan waktu.

b. Hayat : mengandung unsur hidup yang ditandai adanya gerakan.

c. Ruh : bimbingan dan pimpinan Tuhan, daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran, suatu kemampuan mencipta yang bersifat konseptual yang menjadi pusat lahirnya kebudayaan.

d. Nafs (diri atau keakuan) : kesadaran tentang diri sendiri.

2. Manusia sebagai satu kepribadian mengandung tiga unsure, yaitu :

a. Id : merupakan struktur kepribadian yang paling primitif dan paling tidak nampak, libido murni, atau energy psikis yang menunjukkan ciri alami yang irrasional dan terkait dengan sex yang secara instingual menentukkan proses-proses ketidaksadaran (unconcious). Id tidak berhubungan dengan lingkungan luar diri, tetapi terkait dengan struktur lain kepribadian yang pada gilirannya menjadi mediator antara insting Id dengan dunia luar. Id diatur oleh prinsip kesenangan, mencari kepuasan instingtual libidinal yang harus dipenuhi baik secara langsung melalui pengalaman seksual, atau tidak langsung melalui mimpi atau khayalan. Proses pemenuhan kepuasan secara tidak langsung disebut sebagai proses primer.

b. Ego : merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id, seringkali disebut sebagai kepribadian “eksekutif” karena peranannya dalam menghubungkan energi Id ke dalam saluran sosial yang dapat dimengerti orang lain. Perkembangan ego terjadi antara usia satu dan dua tahun, pada saat anak secara nyata berhubungan dengan lingkungannya. Ego diatur oleh prinsip realitas.

c. Superego : merupakan struktur kepribadian yang paling akhir, muncul kira-kira pada umur lima tahun. Dibandingkan dengan Id dan ego, yang berkembang secara eksternal dalam diri individual, superego terbentuk dari lingkungan eksternal. Superego merupakan kesatuan standar-standar moral yang diterima oleh ego dari sejumlah agen yang mempunyai otoritas di dalam lingkungan luar diri, biasanya merupakan asimilasi dari pandangan-pandangan orang tua. Baik aspek negatif maupun aspek positif dari standar moral tingkah laku ini diwakilkan atau ditunjukkan oleh superego. Jadi, superego menunjukkan pola aturan yang dalam derajat tertentu menghasilkan kontrol diri melalui system imbalan dan hukuman yang terinternalisasi. (Frued, dalam Brennan, 1991; hal 205-207)

Dari uraian di atas, dapat mengkaji aspek tindakan manusia dengan analisa hubungan antara tindakan dan unsur-unsur manusia. Ke semua unsure tersebut dapat digunakan sebagai alat analisa bagi tingkah laku manusia.

B. HAKEKAT MANUSIA

a. Makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh.

Tubuh adalah materi yang dapat dilihat, diraba, dirasa, wujudnya konkrit tetapi tidak abadi. Jiwa terdapat di dalam tubuh manusia, tidak dapat dilihat, tidak dapat diraba, sifatnya abstrak tetapi abadi. Jiwa adalah roh yang ada di dalam tubuh manusia sebagai penggerak dan sumber kehidupan.

b. Makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan dengan makhluk lainnya.

Kesempurnaannya terletak pada adab dan budayanya, karena manusia dilengkapi oleh penciptanya dengan akal, perasaan, dan kehendak yang terdapat di dalam jiwa manusia. Dengan akal (ratio) manusia mampu menciptakan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selanjutnya dengan adanya perasaan, manusia mampu menciptakan kesenian. Daya rasa (perasaan) dalam diri manusia itu ada dua macam, yaitu perasaan inderawi dan perasaan rohani. Perasaan inderawi adalah rangsangan jasmani melalui pancaindera, tingkatnya rendah dan terdapat pada manusia atau binatang. Perasaan rohani adalah perasaan luhur yang hanya terdapat pada manusia, misalnya :

- Perasaan intelektual

- Perasaan estetis

- Perasaan etis

- Perasaan diri

- Perasaan sosial

- Perasaan religious

c. Makhluk biokutural, yaitu makhluk hayati yang budayati

Manusia adalah produk dari saling tindak atau interaksi faktor-faktor hayati dan budayawi.

d. Mahkluk ciptaan Tuhan yang terikat dengan lingkungan (ekologi), mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya

Soren Kienkegaard seorang filsuf Denmark pelopor ajaran “eksistensialisme” memandang manusia dalam konteks kehidupan konkrit adalah mahkluk alamiah yang terikat dengan lingkungannya (ekologi), memiliki sifat-sifat alamiah dan tunduk pada hukum alamiah pula.

Hidup manusia mempunyai tiga taraf, yaitu estetis, etis dan religious.

C. KEPRIBADIAN BANGSA TIMUR

Francis L.K Hsu, sarjana Amerika keturunan China yang mengkombinasikan dalam dirinya keahlian di dalam ilmu antropologi, ilmu psikologi, ilmu filsafat dan kesusastraan china klasik. Karya tulisnya berjudul Psychological Homeostatis China Klasik. Majalah American Anthropologist, jilid 73 tahun 1971, halaman 23-24.

D. PENGERTIAN KEBUDAYAAN

Dua orang antropolog terkemuka yaitu Melville J. Herkovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa Cultural Determinism berarti segala sesuatu yang terdapat di dalam masyarakat ditentukan adanya oleh kebudayaan yang dimiliki masyarakat itu.

Kebudayaan jika dikaji dari asal kata bahasa sansekerta berasal dari kata budhayah yang berarti budi atau akal. Dalam bahasa latin, kebudayaan berasal dari kata colere, yang berarti mengolah tanah. Jadi, kebudayaan secara umum dapat diartikan sebagai “segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi (pikiran) manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah atau tempat tinggalnya atau dapat diartikan pula sebagai segala usaha manusia untuk dapat melangsungkan dan mempertahankan hidupnya di dalam lingkungannya”.

Pengertian Budaya menurut Keesing jilid 1, 1989 adalah sebagai himpunan pengalaman yang dipelajari, mengacu pada pola-pola perilaku yang ditularkan secara sosial, yang merupakan kekhususan kelompok sosial tertentu.

Arti kebudayaan menurut seorang antroplog bernama E.B Taylor (1871) adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat dan kemampuan-kemampuan lain serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.

Selo Sumarjan dan Soelaeman Soemardi merumuskan kebudayaan sebagai semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

E. UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN

Menurut C. Kluckhohn di dalam karyanya berjudul Universal Categories of Cultural bahwa ada tujuh unsur kebudayaan universal, yaitu :

1. Sistem Religi (Sistem Kepercayaan).

2. Sistem Organisasi Masyarakat.

3. Sistem Pengetahuan.

4. Sistem Mata Pencaharian Hidup dan Sistem-Sistem Ekonomi.

5. Sistem Teknologi dan Peralatan

6. Bahasa

7. Kesenian

F. WUJUD KEBUDAYAAN

Menurut dimensi wujudnya, kebudayaan mempunyai tiga wujud, yaitu :

1. Komplek gagasan, konsep, dan pikiran manusia.

2. Kompleks aktivitas.

3. Wujud sebagai benda.

G. ORIENTASI NILAI BUDAYA

1. Hakekat Hidup Manusia (MH)

2. Hakekat Karya Manusia (MK)

3. Hakekat Waktu Manusia (WM)

4. Hakekat Alam Manusia (MA)

5. Hakekat Hubungan Manusia (MN)

H. PERUBAHAN KEBUDAYAAN

Terjadinya perubahan kebudayaan disebabkan oleh beberapa hal, yaitu :

- Sebab-sebab yang berasal dari dalam masyarakat dan kebudayaan sendiri.

- Sebab-sebab perubahan lingkungan alam dan fisik tempat mereka hidup.

Perubahan kebudayaan adalah perubahan yang terjadi dalam sistem ide yang dimiliki bersama oleh para warga masyarakat atau sejumlah warga masyarakat yang bersangkutan, antara lain : aturan-aturan, norma-norma yang digunakan sebagai pegangan dalam kehidupan, juga teknologi, selera, rasa keindahan (kesenian), dan bahasa.

I. KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Dalam sosiologi, manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan.

Dari sisi lain, hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat dinyatakan sebagai dialektis, maksudnya saling berkaitan satu sama lain. Proses ini melalui tiga tahap, yaitu :

- Eksternalisasi

- Obyektivasi

- internalisasi



0

A.pendahuluan

Mata kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah salah satu mata kuliah yang membicarakan tentang nilai-nilai, kebudayaan, berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam hidupnya sehari-hari. Hal ini perlu, karena ruang lingkup pendidikan di Indonesia amat sempit dan lebih condong membuat para akademis kurang berpandang luas dalam menghadapi suatu masalah. Oleh karena itu, diharapkan kegunaan mata kuliah ini dapat menjadi semacam “lingua franca” bagi para akademis dari berbagai jurusan. Dengan demikian, suatu bekal yang sama ini diharapkan agar para akademis dapat lebih lancar berkomunikasi sehingga kedepannya dapat memperlancar pelaksanaan pembangunan dalam berbagai bidang yang ditangani oleh para ahli dari berbagai bidang keahlian.

Dengan mendapat mata kuliah IBD, mahasiswa diharapkan nantinya memiliki latar belakang pengetahuan yang cukup luas tentang kebudayaan Indonesia pada umumnya dan menimbulkan minat mendalaminya lebih lanjut, agar dengan demikian mahasiswa diharapkan turut mendukung dan mengembangkan kebudayaannya dengan kreativitas sendiri.

Secara singkat mahasiswa diharapkan memperlihatkan :

- Minat dan kebiasaan menyelidiki apa-apa yang terjadi disekitarnya dan di luar lingkungannya, menelaah apa yang dikerjakannya sendiri.

- Kesadaran akan pola-pola nilai yang dianutnya serta bagaimana hubungan nilai-nilai ini dengan cara hidupnya sehari-hari.

- Kerelaan memikirkan kembali dengan hati yang terbuka terhadap nilai-nilai yang dianutnya untuk mengetahui apakah dia bisa berdiri sendiri membenarkan nilai-nilai tersebut untuk dirinya.

- Keberanian moral untuk mempertahankan nilai-nilai yang dirasanya sudah dapat diterimanya dengan penuh tanggung jawab dan sebaliknya menolak nilai-nilai yang tidak dapat dibenarkan.

Latar belakang IBD dalam konteks budaya, Negara dan masyarakat Indonesia berkaitan dengan permasalahan sbb :

- Kenyataan bahwa bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dengan segala keanekaragaman budaya yang biasanya tidak lepas dari ikatan-ikatan primordial, kesukuan, dan kedaerahan.

- Proses pembangunan yang terjadi terus menerus menimbulkan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan pergeseran system nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental manusia pun terkena pengaruhnya. Akibatnya adalah timbulnya konflik dalam kehidupan.

- Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia, konflik dengan tata nilai budaya sehingga manusia sendiri terhadap kemajuan yang telah diciptakannya.

B. ILMU BUDAYA DASAR SEBAGAI BAGIAN DARI MATA KULIAH DASAR UMUM

Ilmu budaya dasar merupakan salah satu komponen dari sejumlah mata kuliah dasar umum (MKDU) yang merupakan mata kuliah wajib di semua perguruan tinggi, baik yang sifatnya ekstanta maupun non ekstanta.

Secara khusus MKDU bertujuan untuk menghasilkan warga negara sarjana yang berkualitas, sbb :

1. Berjiwa Pancasila sehingga segala keputusan serta tindakannya mencerminkan pengalaman nilai-nilai Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi, yang mendahulukan kepentingan nasional dan kemanusiaan sebgai sarjana Indonesia.

2. Taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, bersikap dan bertindak sesuai dengan ajaran agamanya, dan memiliki tenggang rasa terhadap pemeluk agama lain.

3. Memiliki wawasan komprehensif dan pendekatan integral di dalam menyikapi permasalahan kehidupan baik social, ekonomi, politik, kebudayaan, maupun pertahanan keamanan.

4. Memiliki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat dan secara bersama-sama mampu berperan serta meningkatkan kualitasnya, maupun lingkungan alamiah dan secara bersama-sama berperan serta di dalam pelestariannya.

Jadi, IBD bertujuan untuk mengembangkan kepribadian dan keahlian mahasiswa dalam bidang atau pun dalam disiplin ilmunya.

C. PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR

Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “The Humanities”. Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humanus yang bisa diartikan manusia, berbudaya dan halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya.

Untuk mengetahui bahwa Ilmu Budaya Dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya, lebih dahulu perlu diketahui pengelompokkan ilmu pengetahuan. Prof.Dr.Harsya Bacthiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok bear, yaitu :

1. Ilmu-ilmu Alamiah (Natural Science)

Ilmu-ilmu Alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal itu menggunakan metode ilmiah dengan cara menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil penelitiannya 100 % benar atau 100 % salah. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah, antara lain : astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran, mekanika.

2. Ilmu-ilmu Sosial (Social Science)

Ilmu-ilmu social bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antar manusia. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tetapi hasil penelitiannya tidak 100 % benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antar manusia itu tidak dapat berubah. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu social, antara lain : ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, psikologi, antropologi sosial, sosiologi hokum, dsb.

3. Pengetahuan Budaya ( The Humanities)

Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal itu, digunakan metode pengungkapkan peristiwa-peristiwa dan pernyataan-pernyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti. Pada umumnya, pengetahuan budaya terdapat pada tulisan-tulisan.

Pengetahuan Budaya (The Humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disiplin) seni dan filsafat. Sedangkan Ilmu Budaya Dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan kata lain, IBD menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran dan kepekaan dalam mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

D. TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR

Tujuan Ilmu Budaya Dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Selain itu, IBD mempunyai tujuan lain, yaitu sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain, alam sekitar, maupun dirinya sendiri.

Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut, Ilmu Budaya Dasar diharapkan dapat :

- Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya.

- Memberi kesempatan pada mahasiswa untuk memperluas pandangan serta mengembangkan daya pikir mereka terhadap persoalan-persoalan kemanusiaan dan budaya.

- Mengusahakan agar mahasiswa tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat.

- Mengusahakan wahana komunikasi para akademis agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain.

E. RUANG LINGKUP ILMU BUDAYA DASAR

Berdasarkan tujuan yang di atas, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan untuk menentukan ruang lingkup Ilmu Budaya Dasar. Kedua masalah pokok tersebut adalah :

a. Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (The Humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) di dalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.

b. Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat. Dalam melihat dan menghadapi lingkungan alam, social dan budaya, manusia tidak hanya mewujudkan kesamaan-kesamaan, akan tetapi juga ketidakseragaman yang diungkapkan secara tidak seragam, sebagaimana yang terlihat ekspresinya dalam berbagai bentuk dan corak ungkapan, pikiran, dan perasaan, tingkah laku, dan hasil kelakuan mereka.

Melihat kedua masalah pokok di atas, dapat disimpulkan bahwa manusia menempati posisi setral dalam pengkajian. Manusia tidak sebagai subyek melainkan sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesama manusia, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan manusia dengan Tuhan. Hal tersebut menjadi tema sentral dalam Ilmu Budaya Dasar.

Ilmu Budaya Dasar bukan ilmu sastra, ilmu tari, ilmu filsafat, dan lain ilmu yang terdapat dalam pengetahuan budaya. Ilmu Budaya Dasar hanya mempergunakan karya-karya yang terdapat dalam pengetahuan budaya untuk mendekati masalah-masalah kemanusiaan dan kebudayaan.



0

Awalnya ku melihat dia biasa saja

Aq tak tau bagaimana rasa itu muncul

Waktu berlalu bagaikan air yang mengalir deras

Daun kering yang terbawa angin ketika musim gugur

Kemana hati ku kan ku bawa

Kudalami hati ini untuk bicara yang sesungguhnya

Ku ingin hati ini jujur

Dimana kah dia kan berlabuh

Ternyata baru ku sadari cinta ini muncul

Sangat kuat terasa di hatiku

Aku jatuh cinta

Tetapi bukan pada pandangan pertama

Hati ini terbawa panah asmara

Yang menancap sangat kuat dihatiku

Nama nya pun terukir begitu indah d hatiku

Nama nya begitu singkat

Tetapi keindahannya takkan habis ditelan malam



0

lima pesepak bola tercepat

Kecepatan merupakan hal yang harus dimiliki oleh para pemain sepak bola, belakangan ini. Apalagi, tren strategi yang dirancang oleh para pelatih mensyaratkan kemampuan tersebut untuk menyusun sebuah skema penyerangan yang tajam ataupun sebuah pola pertahanan yang rapat. Majalah Jerman, Der Spiegel, menyusun daftar yang berisi lima orang pesepakbola yang disebut-sebut memiliki kecepatan diatas rata-rata. Hal ini berdasar penelitian mereka sepanjang tahun 2009 ini. Di nomor lima, terdapat nama Robin van Persie. Penyerang Arsenal ini memiliki kecepatan lari 32,1 km/jam. Selain kecepatan lari yang istimewa, RVP juga memiliki kemampuan menggunakan kaki secara bergantian kala menggiring bola. Nama Wayne Rooney bercokol di posisi keempat. Dia memiliki kemampuan untuk berlari hingga kecepatan 32,6 km/jam. Kemampuan lari Rooney ini dipadu dengan stamina dan kekuatan tendangannya. Tak jarang dia naik-turun di lapangan dan melakukan tembakan-tembakan keras ke arah gawang. Sayap Arsenal, Theo Walcott berada di posisi ketiga. Dia memiliki kecepatan puncak 32,7 km/jam). Di atas Walcott, terdapat nama Arjen Robben. Pemain yag kini merumput di Bayern Munchen ini memiliki kecepatan hingga 32,9 km/jam. Sebagai pemuncak, siapa lagi kalau bukan Cristiano Ronaldo. Pemain Real Madrid ini mampu berlari hingga kecepatan 33,6 km/jam. Selain itu, kemampuan Ronaldo juga ditunjang keterampilannya mengolah bola. Dia mampu melewati 4-5 pemain lawan dengan mudah. Uniknya, dari daftar ini tidak terdapat nama Lionel Messi. Padahal, peraih Ballon d’Or itu terkenal lincah dalam menggiring bola. Bahkan gaya khas Messi, yang menggiring sembari melompat-lompat kecil membuatnya dipanggil “Si Kutu”. Selain itu, di daftar tersebut, tidak ada nama Ryan Giggs. “Singa Tua” Manchester United ini juga dikenal memiliki kemampuan berlari yang sangat cepat. Apalagi dia juga mampu meliuk-liuk dan tetap merangsek sambil menggocek bola.



0

Ganda Campuran Sumbang Emas

Ganda campuran Indonesia, Nova Widianto/Liliyana Natsir, menyumbang satu medali emas bagi Indonesia setelah memenangi partai final, Kamis (17/12).

Pada pertandingan di Gymasium Hall 1, National Sports Complex Vientiane, pasangan Nova/Liliyana berhasil menundukkan ganda campuran Thailand Songphon A/Kunchala V dengan skor 21-10, 20-22, 21-9.

Ganda campuran Thailand, Songphon A dan Kunchala V, berjuang keras dalam pertandingan melawan ganda campuran Indonesia tersebut namun kehilangan game pertama.Pada game kedua, mereka bisa mengalahkan Indonesia dengan skor 20-22. Namun pada game ketiga pasangan Indonesia bisa merebut kemenangan 21-9.Sementara untuk tunggal putri, medali emas diraih pebulu tangkis Thailand Ratchanoki mengalahkan pemain senegaranya Salakjitp 21-14, 18-21 dan 21-10.



0

David Robert Joseph Beckham  Nama Lengkap : David Robert Joseph Beckham

Tempat Lahir : Leytonstone, London, England

Tanggal Lahir : 2-Mei-75

Kebangsaan : England

Posisi : Gelandang

Bermain di Klub : AC Milan

David Robert Joseph Beckham atau lebih dikenal dengan David Beckham lahir pada tanggal 2 Mei 1975 di Leytonstone, London, Inggris. Pemain berkebangsaan Inggris ini menempati posisi sebagai pemain tengah.

Beckham sempat dua kali menjadi runner-up dalam ajang penghargaan FIFA World Player of the Year. Pada tahun 2004, dia menjadi pemain yang bergaji termahal di dunia. Beckham juga menjadi nama yang paling banyak dicari di Google dari semua topik olahraga pada tahun 2003 dan 2004. Dengan pamornya yang sudah sangat mendunia, dia dijadikan merk produk ternama dan menjadi ikon dari produk fashion yang terkenal. Beckham sempat menjadi kapten dari tim nasional Inggris dari tanggal 15 November 2000 sampai pada ajang Piala Dunia 2006. Sampai tahun 2009, Beckham menjadi pemain Inggris yang paling banyak tampil bagi negaranya. Debutnya bersama tim nasional Inggris terjadi pada tanggal 1 September 1996, di kualifikasi Piala Dunia melawan Moldova.

Beckham merupakan putra dari David Edward Alan “Ted” Beckham dan Sandra Georgina West. Karir Beckham dimulai ketika dia menandatangani kontrak profesional bersama Manchester United, membuat debut ke tim inti pada tahun 1992 di usia 17 tahun. Debut pertamanya bersama tim senior MU terjadi saat dia menjadi pemain pengganti di ajang Piala Liga saat melawan Brighton & Hove Albion. Pada tanggal 7 Desember 1994, Beckham membuat debutnya di Liga Champions dan berhasil mencetak 1 gol ketika melawan Galatasaray. Dia kemudian dipinjamkan ke Preston North End di musim 1994-1995 untuk mendapatkan pengalaman. Penampilannya pun menawan, mencetak 2 gol dalam 5 kali penampilan. Golnya yang sangat terkenal yaitu tercipta langsung dari tendangan penjuru. Beckham akhirnya kembali Manchester United dan membuat debut di Premier League pada tanggal 2 April 1995, saat laga tanpa gol melawan Leeds United.

Selama bersama MU, dia ikut memenangkan 6 gelar juara Premier League, piala FA Cup 2 kali, Liga Champions 1999, Piala Interkonental dan Piala FA Youth. Akhirnya dia pindah ke Real Madrid pada tanggal 1 Juli 2003 dengan transfer sebesar 35 juta Euro dan menjadikan dirinya pemain Inggris ketiga di Real setelah Laurie Cunningham dan Steve McManaman. Beckham tidak bisa memakai kostum nomor 7 favoritnya karena sudah dipakai oleh Raul. Dia akhirnya memakai nomor 23, mengarah pada nomor kostum Michael Jordan yang menjadi idolanya. Di Real Madrid, Beckham bertahan selama 4 musim, dan mendapatkan gelar juara La Liga di musim terakhirnya bersama klub Spanyol itu.

Pada bulan Januari 2007, diumumkan kalau Beckham akan meninggalkan Real Madrid dan menandatangani kontrak 5 tahun bersama klub Major League Soccer, Los Angeles Galaxy. Kontrak Beckham bersama LA Galaxy mulai aktif pada tanggal 1 Juli 2007 dan saat itu membuatnya menjadi pemain bergaji termahal di sejarah MLS. Debutnya terjadi pada tanggal 21 Juli 2007, ketika melawan Chelsea di pertandingan persahabatan. Debut pertandingan resmi dan gol pertamanya terjadi pada tanggal 15 Agustus 2007 di semifinal SuperLiga.

Pada tanggal 30 Oktober 2008, Milan mengumumkan Beckham bergabung dengan mereka dengan status pinjam dari tanggal 7 Januari 2009 dan akan kembali ke Amerika pada bulan Maret 2009. Di Milan, dia memakai nomor 32 karena nomor 23 telah dipakai pemain lain. Debutnya terjadi saat melawan Roma pada tanggal 11 Januari 2009. Gol pertamanya terjadi saat melawan Bologna pada tanggal 25 Januari 2009.



0

Tahukah Anda? Kostum Pembawa Sial Chelsea

The Blues Chelsea musim ini telah melakukan start yang cukup bagus, bahkan hingga kini mereka pun masih memimpin klasemen sementara Liga Premier Inggris.

Mereka mengawali musim dengan menang adu penalti melawan United di laga Community Shield, kemudian meraih 8 kemenangan beruntun di Liga dan semua kemenangan tersebut didapat saat mereka mengenakan kostum utama mereka yang berwarna biru.

Namun tahukah Anda? Saat mereka mengenakan kostum tandang mereka (warna biru navy bergaris kuning) untuk pertama kali musim ini mereka takluk 3-1 atas Wigan.

Mereka juga mengenakan kostum yang sama saat takluk 2-1 dari Aston Villa, dengan kostum itu juga mereka tersingkir dari Piala Carling saat kalah adu penalti melawan Blackburn.

Dan yang terakhir mereka kalah 2-1 dari Manchester City dua minggu yang lalu juga saat mengenakan kostum keduanya tersebut.

Nampaknya kostum ini amat tidak bersahabat dengan Chelsea dan juga membawa sial bagi mereka, bayangkan empat kali mengenakan kostum ini empat kali pula mereka tersungkur.

Jika mereka tidak ingin lebih sial dan mendulang hasil kekalahan lagi nampaknya mereka harus segera meninggalkan kostum ini? Bagaimana Blues?



0

Ivan Kolev Siap Tangani Timnas Indonesia

Mantan pelatih tim nasional Indonesia, Ivan Venkov Kolev, siap kembali menangani Timnas jika dibutuhkan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

“Sebelum ada tawaran konkret dari PSSI saya belum bisa memberi komentar lebih jauh,” kata Kolev dalam wawancara melalui sambungan telepon internasional dengan para wartawan di Jakarta, Kamis.

Pelatih asal Bulgaria yang pernah menangani Bambang Pamungkas dan kawan-kawan di Piala Asia 2007 itu diwacanakan akan kembali ke Indonesia untuk melatih tim nasional U-23 menggantikan Alberto Bica yang dinilai gagal mengangkat prestasi tim nasional U-23 di SEA Games Laos.

“Saya masih akan menunggu jika mereka (PSSI) benar-benar menginginkan saya kembali,” kata mantan pelatih Persija dan Persipura berakhir.

Saat itu ia menyatakan sempitnya waktu persiapan, yang hanya dua bulan, membuat dirinya gagal mengangkat prestasi tim nasional U-23.

Jika Alberto Bica benar-benar dipecat oleh PSSI, nama Kolev memang dipastikan akan menjadi salah satu nominator kuat pengisi posisi pelatih kepala tim nasional U-23.

Selain karena kedekatan dengan pengurus PSSI, Kolev juga sudah jelas menyatakan kesiapannya melatih tim nasional Indonesia.

“Saya siap kembali ke Indonesia. Tetapi itu juga tergantung kesepakatan gaji dan fasilitas karena itu juga salah satu tujuan tim dalam kompetisi,” katanya

Ivan Kolev pernah menjabat sebagai pelatih timnas periode 2002-2004. Ia menggantikan Peter Withe, pelatih asal Inggris. Ia diangkat kembali oleh PSSI karena dinilai cukup mengetahui karakter timnas

Indonesia.



0

lima pesepak bola tercepat

Kecepatan merupakan hal yang harus dimiliki oleh para pemain sepak bola, belakangan ini. Apalagi, tren strategi yang dirancang oleh para pelatih mensyaratkan kemampuan tersebut untuk menyusun sebuah skema penyerangan yang tajam ataupun sebuah pola pertahanan yang rapat.

Majalah Jerman, Der Spiegel, menyusun daftar yang berisi lima orang pesepakbola yang disebut-sebut memiliki kecepatan diatas rata-rata. Hal ini berdasar penelitian mereka sepanjang tahun 2009 ini. Di nomor lima, terdapat nama Robin van Persie. Penyerang Arsenal ini memiliki kecepatan lari 32,1 km/jam. Selain kecepatan lari yang istimewa, RVP juga memiliki kemampuan menggunakan kaki secara bergantian kala menggiring bola.

Nama Wayne Rooney bercokol di posisi keempat. Dia memiliki kemampuan untuk berlari hingga kecepatan 32,6 km/jam. Kemampuan lari Rooney ini dipadu dengan stamina dan kekuatan tendangannya. Tak jarang dia naik-turun di lapangan dan melakukan tembakan-tembakan keras ke arah gawang. Sayap Arsenal, Theo Walcott berada di posisi ketiga. Dia memiliki kecepatan puncak 32,7 km/jam). Di atas Walcott, terdapat nama Arjen Robben. Pemain yag kini merumput di Bayern Munchen ini memiliki kecepatan hingga 32,9 km/jam.

Sebagai pemuncak, siapa lagi kalau bukan Cristiano Ronaldo. Pemain Real Madrid ini mampu berlari hingga kecepatan 33,6 km/jam. Selain itu, kemampuan Ronaldo juga ditunjang keterampilannya mengolah bola. Dia mampu melewati 4-5 pemain lawan dengan mudah. Uniknya, dari daftar ini tidak terdapat nama Lionel Messi. Padahal, peraih Ballon d’Or itu terkenal lincah dalam menggiring bola. Bahkan gaya khas Messi, yang menggiring sembari melompat-lompat kecil membuatnya dipanggil “Si Kutu”.

Selain itu, di daftar tersebut, tidak ada nama Ryan Giggs. “Singa Tua” Manchester United ini juga dikenal memiliki kemampuan berlari yang sangat cepat. Apalagi dia juga mampu meliuk-liuk dan tetap merangsek sambil menggocek bola.



0

MASYARAKAT PEDESAAN dan MASYARAKAT PERKOTAAN

>KARAKTERISTIK UMUM MASYARAKAT DESA

Masyarakat desa selalu memiliki ciri-ciri atau dalam hidup bermasyarakat, yang biasanya tampak dalam perilaku keseharian mereka. Pada situasi dan kondisi tertentu, sebagian karakteristik dapat digeneralisasikan pada kehidupan masyarakat desa di Jawa. Namun demikian, dengan adanya perubahan sosial religius dan perkembangan era informasi dan teknologi, terkadang sebagian karakteristik tersebut sudah “tidak berlaku”. Berikut ini disampaikan sejumlah karakteristik masyarakat desa, yang terkait dengan etika dan budaya mereka, yang bersifat umum yang selama ini masih sering ditemui. Setidaknya, ini menjadi salah satu wacana bagi kita yang akan bersama-sama hidup di lingkungan pedesaan.

  1. Sederhana

Sebagian besar masyarakat desa hidup dalam kesederhanaan. Kesederhanaan ini terjadi karena dua hal:

  1. Secara ekonomi memang tidak mampu
  2. Secara budaya memang tidak senang menyombongkan diri.
  1. Mudah curiga

Secara umum, masyarakat desa akan menaruh curiga pada:

  1. Hal-hal baru di luar dirinya yang belum dipahaminya
  2. Seseorang/sekelompok yang bagi komunitas mereka dianggap “asing”
  1. Menjunjung tinggi “unggah-ungguh”

Sebagai “orang Timur”, orang desa sangat menjunjung tinggi kesopanan atau “unggah-ungguh” apabila:

  1. Bertemu dengan tetangga
  2. Berhadapan dengan pejabat
  3. Berhadapan dengan orang yang lebih tua/dituakan
  4. Berhadapan dengan orang yang lebih mampu secara ekonomi
  5. Berhadapan dengan orang yang tinggi tingkat pendidikannya
  1. Guyub, kekeluargaan

Sudah menjadi karakteristik khas bagi masyarakat desa bahwa suasana kekeluargaan dan persaudaraan telah “mendarah-daging” dalam hati sanubari mereka.

  1. Lugas

“Berbicara apa adanya”, itulah ciri khas lain yang dimiliki masyarakat desa. Mereka tidak peduli apakah ucapannya menyakitkan atau tidak bagi orang lain karena memang mereka tidak berencana untuk menyakiti orang lain. Kejujuran, itulah yang mereka miliki.

  1. Tertutup dalam hal keuangan

Biasanya masyarakat desa akan menutup diri manakala ada orang yang bertanya tentang sisi kemampuan ekonomi keluarga. Apalagi jika orang tersebut belum begitu dikenalnya. Katakanlah, mahasiswa yang sedang melakukan tugas penelitian survei pasti akan sulit mendapatkan informasi tentang jumlah pendapatan dan pengeluaran mereka.

  1. Perasaan “minder” terhadap orang kota

Satu fenomena yang ditampakkan oleh masayarakat desa, baik secara langsung ataupun tidak langsung ketika bertemu/bergaul dengan orang kota adalah perasaan mindernya yang cukup besar. Biasanya mereka cenderung untuk diam/tidak banyak omong.

  1. Menghargai (“ngajeni”) orang lain

Masyarakat desa benar-benar memperhitungkan kebaikan orang lain yang pernah diterimanya sebagai “patokan” untuk membalas budi sebesar-besarnya. Balas budi ini tidak selalu dalam wujud material tetapi juga dalam bentuk penghargaan sosial atau dalam bahasa Jawa biasa disebut dengan “ngajeni”.

  1. Jika diberi janji, akan selalu diingat

Bagi masyarakat desa, janji yang pernah diucapkan seseorang/komunitas tertentu akan sangat diingat oleh mereka terlebih berkaitan dengan kebutuhan mereka. Hal ini didasari oleh pengalaman/trauma yang selama ini sering mereka alami, khususnya terhadap janji-janji terkait dengan program pembangunan di daerahnya.

Sebaliknya bila janji itu tidak ditepati, bagi mereka akan menjadi “luka dalam” yang begitu membekas di hati dan sulit menghapuskannya. Contoh kecil: mahasiswa menjanjikan pertemuan di Balai Desa jam 19.00. Dengan tepat waktu, mereka telah standby namun mahasiswa baru datang jam 20.00. Mereka akan sangat kecewa dan selalu mengingat pengalaman itu.

10.  Suka gotong-royong

Salah satu ciri khas masyarakat desa yang dimiliki dihampir seluruh kawasan Indonesia adalah gotong-royong atau kalau dalam masyarakat Jawa lebih dikenal dengan istilah “sambatan”. Uniknya, tanpa harus dimintai pertolongan, serta merta mereka akan “nyengkuyung” atau bahu-membahu meringankan beban tetangganya yang sedang punya “gawe” atau hajatan. Mereka tidak memperhitungkan kerugian materiil yang dikeluarkan untuk membantu orang lain. Prinsip mereka: “rugi sathak, bathi sanak”. Yang kurang lebih artinya: lebih baik kehilangan materi tetapi mendapat keuntungan bertambah saudara.

11.  Demokratis

Sejalan dengan adanya perubahan struktur organisasi di desa, pengambilan keputusan terhadap suatu kegiatan pembangunan selalu dilakukan melalui mekanisme musyawarah untuk mufakat. Dalam hal ini peran BPD (Badan Perwakilan Desa) sangat penting dalam mengakomodasi pendapat/input dari warga.

12.  Religius

Masyarakat pedesaan dikenal sangat religius. Artinya, dalam keseharian mereka taat menjalankan ibadah agamanya. Secara kolektif, mereka juga mengaktualisasi diri ke dalam kegiatan budaya yang bernuansa keagamaan. Misalnya: tahlilan, rajaban, Jumat Kliwonan, dll.

>CIRI-CIRI MASYARAKAT PERKOTAAN

Ada beberapa ciri yang menonjol pada masyarakat perkotaan, yaitu :

dari luar.

a. Kehidupan keagamaannya berkurang, kadangkala tidak terlalu dipikirkan karena memang kehidupan yang cenderung kearah keduniaan saja.

b. Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus berdantung pada orang lain (Individualisme).

c. Pembagian kerja diantara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata.

d. Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota.

e. Jalan kehidupan yang cepat dikota-kota, mengakibatkan pentingnya faktor waktu bagi warga kota, sehingga pembagian waktu yang teliti sangat penting, intuk dapat mengejar kebutuhan-kebutuhan seorang individu.

f. Perubahan-perubahan tampak nyata dikota-kota, sebab kota-kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh-pengaruh

Tidak dapat dipungkiri bahwa interaksi antara kota dan desa diperlukan agar saling melengkapi terutama di bidang kebaikan. Semakin intens interaksinya maka semakin merata kemajuan yang didapat dari kedua macam wilayah tersebut. Seperti banyaknya keuntungan yang didapat dari interaksi tersebut, ada juga dampak-dampak negative akibat interaksi antara perkotaan dan pedesaan. Semua itu kembali kepada kemampuan masyarakatnya untuk memilih yang mana hal-hal yang dapat diambil manfaatnya dari daerah satu ke daerah lain, dan hal mana yang harus dibuang sebagai kelemahan daerah lain tersebut.



0